RSS Feed

Taipei Masuk dalam Top Budget Travel Destinations

SITUS berita peringkat tertinggi Amerika Serikat Fox News memilih 10 besar biaya perjalanan murah dunia 2012 (Top Budget Travel Destinations). Salah satu diantaranya adalah Taipei yang memiliki kuliner yang sedap, bangunan trendi dan sauna di pinggiran kota.

Situs Fox News mengatakan, situs tersebut memilih lokasi tujuan wisata terbaik untuk tahun 2012, termasuk negara dan kota. Tidak hanya didasarkan dari mulut ke mulut, tetapi berfokus pada prinsip ekonomis, nilai tukar mata uang, tren industri dll. Para editor wisata tanpa peringkat memilih 10 tujuan wisata terbaik dunia, Taipei adalah satu satunya kota di Asia yang masuk kedalam daftar tersebut.

Situs tersebut melaporkan, seiring dengan wisatawan individu China Daratan pada Juni 2011 mulai berkunjung ke Taiwan, merupakan titik balik terhadap pariwisata Taiwan dan mengisyaratkan ketegangan politik lintas selat mulai membaik. Taiwan tidak hanya memperoleh pendapatan substansial dari pariwisata, dunia luar juga kembali tertarik dengan sumber daya negara di pulau pasifik tersebut.

Laporan tersebut mengatakan, fitur tamasya Taipei meliputi kuliner, salah satunya Joel Robuchon yang disebut ‘koki abad ini’ pada November 2009 di Taipei membuka sebuah restoran LâATELIER de Joel Robuchon. Selain itu banyak terdapat bangunan trendi, di pinggiran kota ada sauna, pegungngan dan pantai berwarna keemasan.

Untuk menarik wisatawan , biro pariwisata Taiwan telah meluncurkan program layanan perjalanan ‘Taiwan Bus Tour’ dan ‘jalur perjalanan Taiwan’, yang menawarkan perjalanan murah satu hari dengan berkunjung ke beberapa tempat wisata. Sebagai contoh paket Sun Moon Lake termasuk naik mobil kabel, bertamasya di danau dengan perahu dan penyewaan mobil listrik.

Berita ini juga membuat laporan perbandingan, masuknya turis AS ke Asia baru baru ini,seperti biaya hotel di Korea Selatan, Malaysia, Hong kong dan singapura naik 4%, tetapi tahun ini harga hotel di Taiwan lebih murah 11% dari tahun lalu , rata rata hanya US$144 per malam.

Situs berita Fox juga menyebutkan waktu terbaik untuk mengunjungi Taipei, adalah pada bulan Oktober dan November dengan iklim yang paling nyaman, karena curah hujan tidak terlalu besar,suhu juga lebih nyaman dan menyenangkan.

Sembilan tujuan wisata terbaik lainnya adalah: kepulauan Azores Portugal, Mesir, San Diego California (AS), East Coast (Kanada), Belize (Amerika Tengah), San Antonio (AS), Polandia, Kansas City (AS) dan Athena Yunani.

Desa Sibetan, Destinasi Wisata Agro di Bali

BALI tidak hanya kaya akan objek wisata pantai yang eksotis. Pulau Dewata ini juga memiliki sebuah destinasi wisata di Desa Sibetan, Karangasem yang merupakan tempat agrowisata berupa perkebunan salak.

Di sini pengunjung dapat menjumpai vegetasi salak dengan keanekaragaman rasa. Sedikitnya terdapat 15 jenis varietas salak. Beberapa diantaranya merupakan produk unggulan, misalnya salak nenas dan salak gula pasir yang dagingnya tebal dan rasanya yang manis.

Selain bisa melihat secara langsung proses pemanenan salak, pengunjung bisa mengetahui tentang bagaimana salak-salak tersebut dipasarkan. Pengunjung juga berkesempatan mengenal kebudayaan seperti tarian tradisional dan alat musik nusantara seperti angklung di sini.

Objek wisata ini dikelola oleh warga setempat yang tergabung dalam sadar wisata Dukuh Lestari. Bila pengunjung ingin melakukan aktifitas trekking, tersedia pemandu wisata lokal yang akan membantu memberikan informasi terkait objek agrowisata ini sambil menikmati keindahan perkebunan.

Kondisi iklim dan udaranya yang sejuk membuat Desa Sibetan cocok untuk mengembangkan pertumbuhan pohon salak. Tak perlu bingung bagaimana mengunjungi tempat ini, aksesnya sangatlah mudah karena jalurnya dilalui oleh kendaraan umum. (bali.panduanwisata.com)

Pesona Kincir Angin Belanda nan Legendaris

Posted on

Belanda tidak hanya terkenal dengan bunga tulip tetapi juga kincir angin. Kincir angin merupakan warisan budaya yang memesona bangsa-bangsa lain sehingga menjadi ikon Belanda dengan sebutan Negeri Kincir Angin.

Orang Indonesia sudah sangat kenal dengan ikon kincir angin Belanda. Karena, sebuah toko roti terkemuka di Indonesia menggunakan nama negara tersebut dengan ikon kincir angin di atas bangunan tokonya.

Menemukan kincir angin di negara asalnya Belanda sesungguhnya tidak sulit. Sebab bangunan khas kincir angin yang sudah ada di Belanda sejak ratusan tahun yang lalu ini masih banyak  tersebar di seluruh wilayah Belanda .

Kincir angin pada awal keberadaannya di Belanda sekitar abad 13 berfungsi untuk mendorong air ke lautan agar terbentuk daratan baru yang lebih luas (polder). Hal ini mengingat letak dataran Belanda yang sebagian besar wilayahnya berada di bawah permukaan laut.

Dengan perkembangan teknologi, sekitar abad ke-17 kincir angin digunakan juga sebagai sarana pembantu di bidang pertanian dan industri. Seperti memproduksi kertas, mengasah kayu, mengeluarkan minyak dari biji, dan menggiling jagung.

Jumlah kincir angin beberapa abad lalu ada sekitar 10.000 kincir angina. Sekarang, kurang lebih 1000 kincir angin. Sebagian kincir angin yang ada sekarang masih berfungsi serta menjadi  obyek wisata yang sangat menarik.

Setiap orang yang pernah berkunjung ke Belanda sudah bisa dipastikan akan mencari kincir angin. Sebagian besar kincir angin yang tersebar di seluruh wilayah Belanda sekarang hanya berdiri sendiri (satu bangunan) di suatu lokasi daerah.

Sedangkan yang merupakan kumpulan kincir angin, ada di dua tempat dan sudah menjadi obyek wisata yang terpopuler di Belanda.

Tempat ini adalah kawasan wisata yang dilestarikan atau dilindungi yaitu Zaanse Schans di Provinsi Belanda Utara (Province North Holland) dan Kinderdijk di Provinsi Belanda Selatan (Province South Holland).

Kumpulan kincir angin di kawasan wisata Zaanse Schans tampaknya belum banyak dikenal warga Indonesia yang berkunjung ke Belanda. Padahal lokasinya hanya 30 menit perjalanan dengan mobil, bus atau kereta api dari Bandara Schiphol Amsterdam atau 15 menit dari Centrum Amsterdam.

Jarang orang Indonesia yang membicarakan keindahan obyek wisata di Zaanse Schans terutama pemandangan kincir angin yang terletak berjajar di pinggiran sungai yang besar dan di tengah hamparan daerah pertanian yang hijau serta rumah-rumah tradisional Belanda.

Berkunjung ke kawasan wisata Zaanse Schans seyogyanya tidak dilewatkan saat mengunjungi Belanda karena lokasinya tidak jauh dari Amsterdam, terutama saat udara tidak dingin khususnya pada musim panas.

Mengunjungi kawasan wisata Zaanse Schans yang  dilestarikan ini selain menambah pengetahuan tentang fungsi kincir angin juga akan mengenal sekaligus menikmati keindahan daerah yang mempresentasikan cara hidup orang Belanda abad 17-18 atau dikenal juga sebagai Open Air Museum.

Wisatawan bisa menikmatinya dengan berjalan kaki di sepanjang tepi Sungai Zaan, mengunjungi berbagai obyek wisata di kawasan tersebut. Bisa juga dengan menaiki kapal wisata menyusuri sungai (rondvaart) merupakan suatu pengalaman yang sangat berharga yang hanya ada di negeri kincir angin ini.

Kawasan wisata Zaanse Schans terletak di wilayah pemerintahan Zaanstad  yang ibukotanya di Zaandam dan terkenal  juga sebagai kota industri pertama di Eropa. Kawasan wisata Zaanse Schan berada di kota Zaandijk yang berdekatan dengan Zaandam.

Setiba di Zaandijk setelah menggunakan transporatasi kereta api yang berhenti di stasiun Koog aan de Zaan akan terlihat Sungai Zaan yang besar dan banyaknya kincir angin dengan aneka bentuk dan ukuran besar atau kecil.

Kemudian kita akan menghirup bau coklat yang sangat tajam dari suatu pabrik coklat yang juga sudah berumur ratusan tahun. Sebelum tiba di kawasan wisata Zaanse Schans akan melewati pemukiman yang sebagian besar rumahnya masih berasitektur kuno (Oud Zaandijk).

Kemudian menyebrangi jembatan yang sangat modern. Salah satu bagian jalan jembatan akan terangkat ke atas apabila kapal laut yang berukuran besar akan melewati bawah jembatan. Memasuki kawasan wisata Zaanse Schans tidak dipungut biaya.

Wisatawan langsung akan terlihat bangunan rumah kayu tradisional Belanda yang sudah berumur ratusan tahun (Zaanse Huisjes) dengan arsitektur unik khas Belanda yang sebagian besar dinding rumah kayunya berwarna hijau dan merupakan ciri khas rumah warga di wilayah Zaandstad.

Di pinggiran Sungai Zaan di kawasan wisata yang dilestarikan ini terdapat kumpulan kincir angin yang bentuknya beraneka ragam dan setiap kincir angin itu mempunyai fungsinya masing-masing.

Di sini bisa dilihat cara kerja kincir angin baik untuk keperluan mengeringkan lahan maupun keperluan industri dan pertanian. Di sepanjang Sungai Zaan dahulunya ada ribuan kincir angin.

Sekarang di kawasan Zaanse Schans tinggal 6 kincir angin yaitu De Huisman (pembuatan makanan saus mustard), De Kat (pembuatan cat), De Gekroonde Poelenburg & Jonge Schaap (penggergajian kayu), De Zoeker & De Bonte Hen (pembuatan minyak).

Ditambah 2 kincir angin yang kecil adalah De Windhond (pengasah batu) dan De Hadel (menguras air). Kincir-kincir angin ini pada musim dingin hanya dibuka untuk umum pada akhir pekan saja atau sesuai perjanjian kecuali Jonge Schaap yang buka setiap hari.

Untuk masuk ke dalam kincir angin dan melihat aktivitas dalam kincir angin akan dikenakan biaya. Sesungguhnya masih ada lagi kincir angin di luar wilayah kawasan wisata yang dilestarikan yang jumlahnya puluhan di wilayah Zaanstad ini.

Di kawasan wisata ini terdapat beberapa museum yang mempresentasikan kehidupan masa lalu orang Belanda abad 17-18 khususnya di wilayah Belanda Utara. Museum Zaans menyimpan koleksi artefak dan lukisan mengenai kehidupan orang Belanda ratusan tahun yang lalu.

Meseum yang lebih kecil di wilayah ini terkait dengan perusahaan-perusahaan ternama yang awalnya berdiri di Zaandam, seperti Verkade Paviljoen (produsen makanan coklat dan kue).

Ada pula museum dari supermarket tertua dan terbesar di Belanda saat ini yaitu Alberthijn yang berdiri pada tahun 1887. Lalu ada Het Nederlandse Uurwerk (museum jam), Bakkerij museum in de Gecroonde Duyvekater (museum pembuatan roti dan kue).

Museum Kincir Angin juga bisa dilihat tetapi terletak di Koog aan de Zaan saat berjalan memasuki Zaandijk.

Yang menarik di kawasan wisata Zaanse Schans bisa dilihat produk traditional Belanda lainnya yaitu pabrik pembuatan keju sekaligus toko penjualan keju (De Catherine Hoeve) dan pabrik  pembuatan sepatu kayu bakiak atau klompen (the Wooden Shoe Workshop the Zaanse Schans) yang tidak dipungut biaya masuk.

Klompen yang dibuat bentuknya unik dan lucu. Ada yang diukir, klompen sepatu roda, dan klompen ketawa. Ada juga pabrik kerajinan tembaga (The Coopery) dan perak yang sudah ada sejak ratusan tahun pula (The Tinkoepel).

Salah satu obyek wisata yang baru di Zaanse Schans adalah Museum Penyulingan Minuman yang memperlihatkan proses penyulingan 150 tahun yang lalu, tentunya pengunjung dapat mencicipi pula.

Untuk kenyamanan wisatawan tersedia pula toko-toko cinderamata (Vrede Souvenirs & Gift, Souvenirs & Diamonds ‘Saense Lelie’), toko barang-barang antik dan unik (Het Jagershuis).

Melengkapi kenyamanan berwisata di kawasan ini tersedia beberapa restoran dengan interior dan makanan khas Belanda. Di antaranya yang menyediakan kue traditional Belanda pannekoek (pancake) berukuran diameter 29 cm yang bisa dinikmati di Restoran De Kraai.

Wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini dari berbagai penjuru dunia. Mereka mengakui kincir angin merupakan bangunan tradisional yang bentuknya sangat unik sehingga terlihat memesona.

Mereka juga menjadi lebih kagum karena ternyata kincir angin itu mempunyai fungsi yang sangat berarti bagi kehidupan orang Belanda dahulu dan sekarang.

Saat ini kincir angin sudah menjadi obyek wisata yang sangat menarik jika kita ingin lebih mengenalnya bersama dengan warisan budaya lainnya yang ada di Zaanse Schans. (Janine Helga Warokka/Kompas.com)

Yuk, Hang Out di Boat Quay dan Clarke Quay

BOAT Quay dan Clarke Quay merupakan tempat di Singapura yang tak boleh terlewat untuk dikunjungi. Kawasannya dipenuhi dengan restoran, pub dan club, serta tempat hiburan lainnya. Nampak banyak pengunjung berdatangan yang hendak merasakan suasana makan malam romantis.

Kondisi kedua tempat terbilang ramai dan pengunjung akan ditemani dengan beragam musik, mulai dari musik keras hingga musik jazz yang menyejukan hati. Tak sedikit wisatawan asing yang terlihat menghabiskan waktu di sini.

Boat Quay

Merupakan koleksi tempat terbaik dimana pengunjung bisa menikmati makanan di ruang terbuka tepat di samping Singapura River. Terdapat bermacam pilihan kafe, restoran, pub dan galeri desainer. Dulunya tempat ini adalah sebuah pelabuhan paling ramai. Namun kini bertransformasi menjadi tempat nongkrong bagi warga lokal maupun asing.

Clarke Quay

Berlokasi di tepi sungai yang menggabungkan arena tempat makanan, perbelanjaan dan hiburan dalam satu wilayah. Terdapat lima blok perumahan dan pertokoan. Ada pula restoran khusus, pub bertema tertentu dan wine bar. Nikmati pula pilihan makanan di Riverside Point. (wisatasingapura.sg)

Tak Ada Hantu! Di Wisata Kuburan di Moskwa

SWEAR! Memasuki kuburan ini Anda dijamin seratus persen tidak akan bertemu hantu pocong atau wewe gombel. Anda benar-benar sedang melakukan sebuah wisata pikiran, batin dan mungkin transendental. Dan ketika pulang, boleh jadi terinspirasi untuk menjadi orang besar. Who knows?

Sejak pagi pada setiap musim panas, puluhan bus wisata berjajar rapi di jalan Luznetsky Proezd, Moskwa. Persis berseberangan dengan makam terkenal Novodevichye atau dalam bahasa Rusianya Novodevichye Kladbishche. Isi bus rata-rata orang asing, utamanya dari Jepang, Jerman dan Perancis. Begitu turun bus, mereka berjajar dan mulai mendengarkan ocehan sang pemandu wisata. Mereka tahu sepenuhnya bahwa tujuan wisata kali ini adalah sebuah kuburan yang merupakan tempat wisata terpopuler ketiga di Moskwa.

Awalnya, saya juga cukup sangsi tentang ramainya peziarah ke makam ini. Sebab, jarang sekali saya mendengar orang Indonesia bertandang kemari. Justru orang-orang Barat dan Jepanglah yang memberikan informasi. Setelah berziarah kubur, saya baru sadar bahwa makam seperti ini mestinya dikembangkan di banyak tempat, termasuk Indonesia. Bagaimana tidak, kuburan ini memiliki banyak sekali keunikan. Salah satunya adalah dari sisi estetika. Letaknya yang berseberangan dengan danau dan dikitari oleh tembok tua peninggalan monastery bernuansa barok campur budaya setempat yang dibangun abad 16 sudah memberikan efek yang menakjubkan. Apalagi tempat ini juga dilengkapi dengan chapel dan taman. Suasana hening dengan pohon-pohon tinggi yang melambai-lambai membuat orang betah berlama-lama di dalamnya. Tanpa ada ketakutan datangnya hantu gendruwo sedikit pun.

Begitu melewati gerbang tua yang berwana bata merah itu, satpam dengan seksama akan memperhatikan bawaan yang ada di tangan kita. Meski tidak ada pungutan karcis masuk, namun tetap saja tempat ini sangat terhormat bagi orang Rusia dan dunia sehingga harus diamankan sebaik mungkin. Mata saya tiba-tiba tertuju pada taman kecil yang menyuguhkan informasi orang-orang terkenal yang dimakamkan, kios penjualan suvenir dan model-model nisan paling anyar. Huh, ternyata harga nisan di tempat ini sungguh mencengangkan. Mulai dari 2.000 dolar dan kabarnya bisa mencapai ratusan ribu dolar. Sangat tergantung tingkat kesulitan pembuatan dan bahan dasarnya. Maklumlah, nisan yang dipasang di pekuburan ini merupakan torehan para artis terkemuka yang secara sadar belajar di berbagai perguruan. Tidak heran, bila aneka nisan tersebut adalah karya-karya seni agung yang kebetulan dipasang di pemakaman. Bukan sekadar nisan berbentuk kotak yang gampang dibeli di pinggir jalan Tanah Kusir Jakarta. Dan benar juga, dalam area yang diperluas mencapai 7 hektar itu terdapat aneka rupa nisan yang tidak jamak. Saking uniknya, malah sulit ditemukan tanda salib yang biasa digunakan oleh masyarakat Kristen Ortodoks. Kebanyakan justru berupa patung orang terkenal yang dikuburkan dalam ukuran yang sama dengan aslinya atau satu setengah kali lipat. Gagah, hidup dan berwibawa.

Lekuk-lekuk tubuh dan pakaian yang dikenakan tergambarkan dengan sangat seksama. Patung-patung tersebut terpahat demikian profesionalnya dengan sentuhan artistik sangat tinggi. Saking sempurnya soal pembuatan, patung-patung almarhum itu seolah sedang berbicara satu dengan lainnya dan bahkan mampu berkomunikasi dengan para peziarah atau wisatawan yang datang.

Dengan keterangan singkat yang tertera di bagian bawah nisan, seolah mereka menyatakan, “Anda pasti tahu saya kan?” Dari sisi seni, tidak kalah dengan patung lilin ataupun patung tani Senen yang merupakan hadiah Uni Soviet. Wisdom kehidupan Keunikan lainnya, kuburan ini merupakan kumpulan makam orang-orang terkenal dengan berbagai profesi. Disana ada jenderal, lalu politisi, agen rahasia, sutradara, penulis, sineas, selebritas, pelawak, musikus, diplomat, tokoh masyarakat, ilmuan, pujangga, jurnalis, pelukis, pematung, arsitek, olahragawan, pemusik, aktor dan sutradara.

Semua jadi satu dan merupakan orang-orang terhormat yang telah membesarkan dan mengharumkan negara. Dalam hal ini, pelawak yang masyhur sama berjasanya dengan seorang presiden, seorang pemain bola terkenal sama dan sebangun dengan seorang ilmuan penerima hadiah nobel. Dalam konsep ini, rupanya yang namanya seorang pahlawan bukan hanya mereka yang mati di medan laga karena mempertahankan negerinya akibat diterjang pelor panas.

Bila disempitkan lagi, pahlawan di Rusia bukan hanya tentara dan polisi semata. Namun, siapapun yang dianggap telah berjasa sesuai dengan profesinya maka layak menghuni kuburan Novodevichye. Berada di bagian tengah pekuburan misalnya, terlihat dengan menonjol nisan almarhum Presiden Boris Yeltsin (1931-2007). Bentuknya sangat unik karena terkesan hanya berupa onggokan batu besar namun menyiratkan warna bendera Rusia. Bila didekati, kita baru sadar bahwa nisan itu terbuat dari beberapa marmer pilihan yang disatukan dan dipahat dengan halus. Khusus bagian tengahnya ditanam batu-batu kecil berwarna biru seperti sebuah mozaik yang ada di berbagai adikarya zaman pertengahan. Nama pemilik nisan sendiri, cukup ditorehkan di bagian kanan belakang, tidak menonjol. Nama besarnya tidak perlu dipampangkan lagi.

Raisa Gorbachev (1932-1999), istri penggulir glasnost dan perestroika itu memunculkan dirinya dalam sebuah patung diri terbuat dari metal baja dan dikelingi taman kecil. Patung ini terkesan begitu anggun dan selalu mematik perhatian para pengunjung. Terlihat pemandu wisata dengan getol menceritakan peran besarnya bagi sang suami dalam mendorong Rusia menjadi negara yang demokratis dan terbuka.

Mantan Presiden Uni Soviet yang dekat dengan mantan Presiden Soekarno, Nikita Sergevic Khrushev (1894-1971) juga ada disini. Kuburannya disimbolkan dengan ornamen-ornamen bernuansa kubisme dengan patung kepala sang almarhum ada di tengah-tengahnya.

Inilah orang besar yang ketika kematiannya tiba hanya disiarkan oleh sebuah koran lokal dalam sebuah berita berskala kecil. Seolah tidak ada peranan besar yang pernah dimainkan. Seorang balerina terkemuka, GC. Ulanova (1910-1998), bahkan muncul dalam sebuah pahatan batu warna putih bersih yang menjulur ke atas. Dengan tangan diatas, rok mini plus ujung jari kaki yang menahan tubuh, ia seolah sedang beraksi di panggung di hadapan para peziarah. Ia tetap menghibur siapa pun yang berkunjung serta mengingatkan bahwa seni balet mesti dilestarikan. Diantara patung yang tersohor dan menyedot banyak pengunjung adalah seorang komedian Rusia, Yuri W. Nikulin (1921-1997). Patungnya terbuat dari metal sedang duduk dengan topi dan rokok di tangan. Gayanya yang khas serta kemasyhuran namanya membuat banyak orang ingin berfoto disampingnya. Ia boleh meninggalkan dunia, namun jiwa humornya masih tetap menghibur.

Di tempat lain, terdapat juga patung kepala enam pilot Rusia yang gugur dalam sebuah atraksi pesawat di pameran dirgantara yang diadakan di Le Burget, Paris Perancis, 3 Juni 1971. Dari ornamen yang melatarbelakangi ,orang cepat tanggap bahwa mereka adalah para penerbang yang telah mengalami nasib naas di udara. Ada juga nisan-nisan yang masuk katagori aneh. Mungkin karena pemiliknya adalah seorang seniman maka nisannya berupa seorang lelaki dan wanita yang nyaris telanjang sedang asyik bermesraaan, hanya seidikit dari aurat keduanya yang tertutup.

Sementara itu, di bagian lain terdapat nisan seorang pemain bola yang dipenuhi dengan selendang klubnya. Atau sebuah nisan berupa dua tangan yang menjulur sambil memegang sebuah permata berwana merah menyala. Makam ini layaknya galeri kuburan paling unik yang pernah saya lihat.

Setidaknya, di Novodevichye Kladbishche ini terdapat 252 orang terkenal yang dikubur dengan nisan sangat artistik. Selain orang-orang yang saya sebut diatas, masih banyak lagi orang ternama dari masa ke masa seperti Nadezda Alliluyeva (1902-1932, istri Stalin), Pavel Belyayev (1925-1970, kosmonot), Boris Bruinov (1922-1922, aktor), Nikolai Gogol (1809-1852, penulis), Isaac Levitan (1860-1900, pelukis), Peter Kropotkin (1842-1921, anarchist), Lev Davidovich Landau (1908-1968, penerima hadiah nobel), Tupolev (1888-1972, konstruktor pesawat), Tretryakov (1832-1898, wanita kaya pendiri galeri), Mayakovsky (1893-1930, penyair), Molotov (1890-1986, ahli senjata), Fedor I. Shalyapin (1873-1938, penyanyi) dan AP Chekov (1860-1904, penulis) Orang-orang ternama tersebut seolah sengaja dikumpukan dalam sebuah rumah (kuburan) yang begitu artistik dan indah agar bisa bersilaturahmi satu dan lainnya.

Agar bisa bersama-sama menyapa para pengunjung yang datang dari berbagai pelosok dunia sambil bercerita, memberikan semangat dan tauladan sejarah. Agar ketika pengunjung pulang tidak hanya membawa foto yang cantik, namun juga mengantongi sebuah wisdom bagi kehidupan dirinya, keluarganya dan bangsanya. Makam Novodevichye yang terletak di barat daya kota Moskwa itu dibangun pada tahun 1898 dan menjadi bagian dari Monastery Novodevichye, yang merupakan tempat tinggal para agamawan Kristen Ortodoks sekaligus penjara orang-orang besar zaman Peter the Great.

Karena kebutuhan yang mendesak, Pemerintah Soviet memperluasnya menjadi 7 hektar pada tahun 1949. Oleh UNESCO, kuburan unik itu lalu dibaptis menjadi monumen sejarah budaya dalam katagori salah satu makam terkenal di dunia. Benar-benar, sebuah tempat yang layak sekali dikunjungi. Kapan ya kita punya kuburan penuh inspirasi seperti ini? (Aji Surya, diplomat Indonesia di Moskow, Rusia)

Imah Seniman, Penginapan Nyaman di Lembang

PENGINAPAN ini terletak di pinggir danau yang didominasi pepohonan hijau yang rindang. Imah Seniman, terletak di Jalan Kolonel Matsuri, Desa Cikahuripan, Lembang.

Kawasan Imah Seniman menawarkan konsep akomodasi dengan sentuhan atmosfer pedesaan serta landscape alam.

Ditengah kawasan ini mengalir sungai, dengan gemercik air yang mampu mengajak kita kembali ke kenangan masa kecil, serta memberikan suasana segar bagi mereka yang terbiasa hidup di kota besar yang padat polusi.

Dengan design arsitektur bangunan yang etnik, saat ini tersedia 19 unit resort  yang dapat menciptakan suasana hangat  acara Gathering Outing Anda. Selain Resort, tersedia juga  tersedia 3 unit type villa sebagai pilihan Anda.

Tipe kamar penginapan seluas 15 hektare ini terdiri dari beberapa jenis. Junior Suite dengan bentuk rumah khas Jawa yang didominasi kayu dan ukiran. Tempat tidurnya berdekatan dengan jendela kaca besar. Dari jendela pengunjung bisa menikmati pemandangan danau dan rumah penginapan lain yang mengitari danau. Di ujung danau terdapat air terjun yang menambah keindahannya.

Untuk tipe Suite Room memiliki ukuran lebih luas serta dilengkapi dengan teras dan kursi. Tipe ini terletak di pinggiran sungai buatan. Jaraknya antar penginapan tak berdekatan hingga lebih pribadi. Ada juga Executive Room dan vila-vila yang berisi beberapa kamar.

Cahaya lampu yang menghiasi penginapan melengkapi keindahan pemandangan ketika malam hari. Keadaan pada malam hari cukup dingin. Jika ingin menghangatkan tubuh, pengunjung bisa memesan minuman jahe tradisional seperti bandrek sambil ditemani kehangatan kue surabi.

Rasakan sajian menu makanan khas Sunda di Resto dan Cafe Imah Seniman yang beratapkan jerami dan kayu. Pepohonan yang mengelilingi kawasan tempat makan akan menambah sensasi sesuai dengan konsep restoran: “makan di hutan”.

Kegiatan lain yang juga bisa dilakukan pengunjung antara lain memancing sambil duduk di saung yang khusus disediakan atau memilih untuk melakukan kegiatan outbound. Sebelum pulang mampirlah dulu ke dua toko cinderamata bernama Cocooan dan Papakean untuk membeli souvenir. (kumpulan.info)

Tips Agar Liburan Tim Anda Menyenangkan …

JIKA ditunjuk sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam liburan secara berkelompok, Anda harus menangani segala hal terkait kebutuhan perjalanan dan mengurusi para anggota.

Berpergian bersama keluarga, teman-teman ataupun organisasi, biasanya cenderung mudah timbul konflik. Kuncinya adalah tetap menjaga kebersamaan dalam kelompok dengan membangun sistem komunikasi yang baik. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar liburan menjadi menyenangkan:

1. Diskusikan dengan para anggota grup terkait pendapat mereka tentang kegiatan liburan yang akan dilakukan. Buatlah kesepakatan peraturan yang harus dipatuhi bersama. Misalnya seperti ketepatan waktu saat berkumpul, menghindari gosip dan keseragaman pendapat dalam rencana perjalanan.

2. Diskusikan strategi mendasar untuk tetap menjaga jaringan komunikasi sebelum konflik terjadi. Tiap anggota harus tahu bahwa mereka berhak mengekspresikan opini tanpa harus diadili oleh anggota lainnya.

3. Saat konflik timbul biasanya masing-masing orang cenderung memprioritaskan opini mereka sendiri. Carilah kesepakatan bersama tanpa merugikan pihak satu dan menguntungkan pihak lain.

4. Tetapkan jadwal berpergian untuk semua orang dan pastikan anda tahu kemana tiap anggota pergi. Mungkin terkesan berlebihan, tapi ini untuk menghindari kepanikan jika ada anggota yang tak nampak di tengah kelompok.

5. Tak perduli grup terdiri dari anak-anak ataupun orang dewasa, ketika konflik terjadi pisahkan kedua pihak yang berseteru. Hal tersebut bisa memberikan waktu bagi keduanya untuk menenangkan diri kemudian menganalisa permasalahan lebih jelas

Melakukan liburan dengan jumlah anggota yang cukup banyak tidaklah mudah. akan banyak bermunculan pendapat dan keegosian masing-masing individu. Sebagai pemimpin grup, Anda harus jauh lebih bijaksana dalam bersikap. (thetravelerszone.com)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: