RSS Feed

St Michael, Kapel Indah di Puncak Bukit

Posted on

DI atas sebuah bukit berbatu yang menjulang tinggi di Desa Le Puy-en-Velay, berdiri sebuah kapel nan megah. Kapel bernama St Michael ini merupakan salah satu atraksi populer bila berkunjung ke Prancis. Desa Le Puy-en-Velay yang terletak di sebuah lembah dan dikelilingi oleh gunung berapi kuno sebenarnya telah menjadi tujuan suci sebelum Kapel St Michael dibangun oleh Godescalc.

Godescalc sendiri adalah seorang uskup dari desa Le Puy-en-Velay yang kembali setelah melakukan perjalanan ke kuil Santo Yakobus yang terletak sekitar 1000 mil melintasi Pyrenees, di Santiago de Compostela, Spanyol.

Setelah kembali dari ziarah dan untuk menandai kesuksesannya, ia kemudian membangun Kapel St. Michael di atas bukit yang menjulang di pusat kota. Arsitektur kapel mencerminkan pengaruh Spanyol

Setelah petualangan Godescalc, desa ini kemudian juga menjadi titik awal dari rute ziarah Via Podiensis, sebuah tradisi yang berlangsung sampai hari ini dimana para peziarah modern tiba untuk diberkati di katedral sebelum berangkat mengikuti jejak Godescalc.

Kapel St Michael dibangun di atas bukit berbatu dengan ketinggian 82 meter, diameter atas 57 meter, dan lingkar dasar 170 meter. Kapel ini dilengkapi dengan menara lonceng abad ke-12. Menara ini mirip dengan gaya di Katedral Le Puy, dengan lengkungan yang terbuat dari batu yang mempunyai warna berbeda.

Untuk sampai ke kapel ini, Anda harus melewati 268 tangga batu yang berada di sisi bukit. Semua tangganya dalam kondisi baik, dan batu dinding luar yang melindungi tangga akan memberikan rasa aman. Ada juga beberapa tempat untuk beristirahat selama menaiki tangga dengan pandangan yang luar biasa.

Ketika sampai di depan kapel, Anda akan menemukan arsitektur kuno yang mengagumkan. Begitu masuk ke dalamnya, Anda akan melihat interior klasik dengan lantai batu yang tidak rata dan pencahayaan redup dari jendela kecil. Rencana tanah yang tidak teratur mencerminkan keterbatasan kapel dengan dua fase konstruksi.

Berbagai lukisan dinding juga bisa Anda temukan di dalam kapel, termasuk lukisan para uskup dan malaikat. Selain itu juga ada patung perunggu Bunda Maria dan patung kayu abad ke-14/15 dari St Michael.

Waktu buka Kapel St Michael berbeda-beda namun umumnya mulai pukul 9.00-18.30 waktu setempat.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengunjungi situs ini 2,75 euro (sekitar Rp32 ribu) dan yang berusia di bawah 14 tahun 1,25 euro (sekitar Rp15 ribu).

About travelyuk

indonesia hotel reservation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: