RSS Feed

Bath, Situs Pemandian Romawi Tertua di Inggris

Posted on

SEBELUM terkenal dengan nama Bath, kota kecil di Barat Daya Inggris ini dikenal sebagai Aquae Sulis oleh orang Romawi, 2.000 tahun yang lalu. Ini membuatnya menjadi salah satu tujuan wisata tertua di Inggris.

Nama Aquae Sulis berasal dari kuil pertama di mata air Bath yang dibangun oleh bangsa Celtic dan didedikasikan untuk Dewi Sulis. Setelah invasi Romawi, Sulis diidentifikasi dengan Dewi Minerva, tetapi nama Sulis terus digunakan. Ini membuatnya mendapat julukan Aquae Sulis pada zaman Romawi kuno.

Situs pemandian Bath terdiri dari empat fitur utama yaitu mata air suci, Kuil Sulis Minerva, rumah pemandian Romawi, dan museum pemandian Romawi.

Mata air suci, di sudut barat laut pemandian, sekarang merupakan sebuah kolam yang dikenal sebagai pemandian raja. Kolam ini dibangun pada abad ke-12 dan dikelilingi oleh sebuah bangunan Georgia dua tingkat yang berasal dari abad ke-18.

Sedangkan kuil Sulis Minerva adalah salah satu dari dua kuil klasik dari Britania Romawi. Candi ini dibangun sebagai rumah bagi patung kultus dewi Sulis Minerva. Sementara patung kepalanya (Gorgon), sebuah simbol Minerva yang juga menyerupai dewa air lainnya seperti Oceanus dan Neptunus disimpan di museum pemandian Romawi.

Ukiran gambar wajah kepala Gorgon, juga bisa Anda temukan di areal pemandian. Penampilan ukiran batu ini mirip matahari yang dapat mewakili panasnya mata air.

Ukiran kepala Gorgon, dikelilingi oleh rangkaian daun bunga dan sayap kemenangan. Sementara Burung hantu dan ketopong (semacam helm pelindung kepala) di bagian bawah pedimen perlambang dari tanggung jawab Minerva untuk kebijaksanaan dan perang.

Bila berkunjung museum pemandian Romawi, Anda akan melihat banyak objek menarik, termasuk ribuan benda sebagai persembahan kepada dewi dan patung kepala Gorgon tentunya.

Kisah pemandian Bath berawal ketika orang-orang Romawi menemukan sumber air panas di kota Bath pada 43 AD. Kemudian secara bertahap mereka membangun rumah pemandian bergaya Romawi, kuil, dan infrastruktur di sekitar sumber air panas dan Sungai Avon selama beberapa ratus tahun berikutnya.

Bagian penting dari pemandian Romawi adalah mata air suci. Di sini, air bisa memanas sampai suhu 460 derajat celcius. Untuk orang dahulu, fenomena luar biasa ini hanya bisa dilakukan para dewa.

Kekuatan penyembuhan dari dewi dan air mineral yang kaya kemudian juga menarik pengunjung dari seluruh Kekaisaran Romawi.

Namun seiring perjalanannya, pemandian Romawi ini pernah rusak dan akhirnya hilang karena pendangkalan namun ditemukan dan digali kembali pada akhir abad ke-18. Selama penggalian banyak ditemukan arkeologi penting dan situs ini kemudian menjadi sebuah atraksi utama kota Bath.

Terletak di daerah Somerset di Inggris, Anda bisa mencapai kota Bath dalam perjalanan yang memakan waktu lebih dari 2 jam dari pusat kota London.

Biaya masuk ke situs pemandian Bath 9 euro (sekitar Rp107 ribu) dan sudah termasuk panduan dengan audio. Sedangkan tiket kombinasi dengan Museum of Costume and Assembly Rooms, 12 euro (sekitar Rp142 ribu) yang berlaku sampai 7 hari. Pada Maret-Juni, September, dan Oktober, situs ini buka setiap hari mulai pukul 9.00-18.00 waktu setempat, Juli-Agustus buka mulai pukul 9.00-22.00 waktu setempat, dan November-Februari mulai pukul 9.30-17.30 waktu setempat.

About travelyuk

indonesia hotel reservation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: