RSS Feed

Legenda di Balik Bridge of Kisses

Posted on

JEMBATAN Potseluev atau Bridge of Kisses di St Petersburg, Rusia, sudah sangat terkenal bagi pasangan yang dimabuk asmara. Biasanya mereka yang datang ke sini mencium pasanganannya tepat di atas jembatan yang kokoh.

Jika Anda bersama pasangan berencana pergi ke kota yang pernah disebut Petrograd ini, mungkin bisa mampir ke jembatan sambil menikmati pemandangan yang indah dari Katedral St Isaac.

Di jembatan ini, Anda juga akan menemukan gembok yang terukir nama kekasih atau tanggal pernikahan dari banyak pasangan. Ini dimaksudkan agar hubungan yang mereka bentuk akan terus mengikat dan tidak terpisahkan.

Sejak awal dibangun, Jembatan Potseluev telah merangkum berbagai legenda percintaan yang berkembang di masyarakat.

Kisah yang beredar, bahwa di abad 18 jembatan ini pernah menjadi perbatasan kota, sehingga mereka yang akan meninggalkan St Petersburg biasanya mencium orang tercinta dan mengucapkan selamat tinggal di jembatan ini.

Jembatan ini juga diyakini menjadi tempat pertemuan bagi orang-orang yang karena satu dan lain hal tidak bisa mengungkapkan perasaan mereka kepada sanak saudaranya.

Legenda lain mengatakan, di masa lalu sepasang kekasih menggunakan Jembatan Potseluev untuk menyeberang. Saat berada di atas jembatan mereka berjanji untuk tidak terpisahkan. Namun ada juga tradisi yang membingungkan untuk mencium siapa pun yang Anda temui di atas jembatan.

Jembatan yang menjadi penghubung dua sisi yang terpisahkan oleh Sungai Moyka ini pertama kali dibuat dari kayu yang dibangun pada 1738. Saat itu disebut Jembatan Berwarna (Colored Bridge) karena mempunyai cat dengan warna yang berbeda.

Sepanjang abad ke-18, jembatan secara bertahap mengalami perbaikan seiring dengan banyaknya aktifitas orang-orang yang melintasi. Selama periode ini, pondasi batu ditambahkan di bawah jembatan.

Pada pergantian abad ke-19, jembatan ini mengalami nasib yang sama seperti sisa jembatan kayu di St Petersburg yang mulai lapuk. Sehingga pada 1908-1916 jembatan baru dibangun dengan desain arsitek William Heste.

Namun sayang pada 1924, konstruksi yang dibangun William Heste hancur oleh banjir besar. Ini mendorong rekonstruksi lain yang terjadi pada 1960 hingga nampak seperti jembatan yang saat ini bisa Anda lihat saat berkunjung ke St Petersburg.

About travelyuk

indonesia hotel reservation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: