RSS Feed

Batavia Air Terbang ke Jeddah

Posted on

PENERBANGAN Batavia Air ke Jeddah, Arab Saudi, menjadi jalan bagi maskapai penerbangan nasional itu menggali pasar baru.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono disela-sela penerbangan Batavia Air dari Jeddah ke Jakarta, Rabu (26/5).

Menurut Bambang, jika sebelumnya rute Jakarta-Jeddah diterbangi maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesian serta Lion Air, kini Batavia Air hadir dengan rute yang sama. Sebelumnya Wakil Menhub melepas sekaligus menikmati penerbangan perdana Batavia Air dari Jakarta-Jeddah dengan pesawat Airbus 330-200, Minggu (23/5).

“Potensi rute ini cukup bagus. Batavia Air dengan konsep pelayanan yang bagus akan memberikan dua opsi yakni masyarakat memiliki pilihan. Selain itu, ini menunjukkan penerbangan kita dapat bersaing karena mampu menjalankan standar internasional penerbangan,” ungkap Bambang.

Wakil Menhub juga menuturkan, jika rute ke Arab Saudi dengan frekuensi 21 kali per pekan tahun lalu, untuk tahun ini menjadi 35 kali. Selain mengangkut tenaga kerja Indonesia ke Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, ada juga pasar lain yakni masyarakat Muslim yang berwisata religi dengan menjalani Umroh ke Tanah Suci Mekah.

“Ada pasar baru yakni yang sebelumnya 10 hari, sekarang misalnya, saat week end masyarakat Muslim Indonesia menjalankan Umroh ke Tanah Suci Mekah,” jelas Bambang.

Wakil Menhub itu juga menyebutkan persentase okupasi tempat duduk pesawat untuk rute ke Jeddah mencapai 70 persen. Selain sudah ada maskapai penerbangan Arab Saudi, tentunya maskapai penerbangan nasional Indonesia mampu untuk melayani kebutuhan masyarat itu.

Sedangkan Direktur Niaga Batavia Air Hasudungan Pandiangan menyatakan, pihaknya tidak merasa harus bersaing dengan dua maskapai penerbangan nasional yang juga memiliki rute ke Jeddah. “Kita sangat senang dengan terwujudnya rute baru kami ini yang telah kami rintis sejak Agustus tahun lalu. Kami membidik pasar baru di rute ini,” kilahnya.

Di sisi lain, Direktur Bank Muamalat Arviyan Arifin pada kesempatan yang sama mendukung upaya Batavia Air. Selain memiliki program Umroh untuk nasabah, Bank Muamalat memang sedang intensif mendukung pendanaan sektor penerbangan.

“Potensi besar penerbangan nasional kami lihat karena kondisi geografis Indonesia yang membuat transportasi udara menjadi pilihan yang paling efektif,” ungkap Arifin dalam perbincangan di kabin pesawat Batavia Air yang dipiloti Kapten Tony Santoso, Rabu (26/5).

Sementara itu, Sekjen Asosiasi Penerbangan Udara Nasional (INACA) Tengku Burhanuddin, menilai penerbangan perdana Batavia Air ke Jeddah berjalan sangat baik. Dari segi ketepatan waktu, pelayanan penumpang selama penerbangan, serta kondisi pesawat yang masih berusia muda (9 tahun).

“Posisi tempat duduk yang berjarak 31 inchi juga nyaman untuk pesawat jenis Airbus ini,” ungkap saudara kandung mendiang Gubernur Sumatra Utara Rizal Nurdin itu.

Burhanuddin menambahkan, ketepatan waktu juga harus diapresiasi. “Jeddah kan bandara yang padat dan Batavia Air bisa datang tepat waktu,” ungkapnya.

Jika penerbangan Jakarta-Jeddah ditempuh dalam waktu 10 jam 2 menit, ketepatan waktu juga dipenuhi saat penerbangan sebaliknya, Jeddah-Jakarta.

Pihak Batavia Air, seperti diungkapkan Hasudungan, tidak mengabaikan kenyamanan dan keselamatan, kendati berbiaya murah. “Potensi pasar yang besar membuat kami yakin titik impas sudah bisa kami capai Juni nanti,” cetusnya.(mediatravelista)

About travelyuk

indonesia hotel reservation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: