RSS Feed

Bumi Herbal Dago, Menyusuri Dago Pakar

Posted on

WALAU tidak sulit menemukan lokasinya, perjalanan ke Bumi Herbal Dago (BHD) cukup membuat gusar. Jalanannya sempit dan aspal tak begitu rata. Tanjakan juga cukup tinggi ditempuh hingga tiga kilometer panjangnya.

BHD terletak di Jalan Bukit Pakar Utara, Kampung Negla, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Kalau dari Jalan Ir. H. Juanda (Dago) tinggal lurus terus melewati terminal Dago menuju Taman Hutan Rakyat.

Dari situ perjalanan masih menanjak sekitar 20 menit. Kalau tidak bawa kendaraan pribadi memang agak sulit mencapai lokasi. Bus besar tidak bisa masuk, hanya minibus dan mobil pribadi. Akhirnya terasa di situlah letak asyiknya menuju lokasi wisata yang mulai berkembang itu.

Tapi kalau sudah berniat hati untuk pergi, jangan khawatir kesulitan. Anda bisa menyewa ojek ataupun angkot. Malah kalau Anda menghubungi petugas BHD jauh-jauh hari, mobil sewaan bisa disediakan oleh mereka.

Perjalanan yang agak menyulitkan itu akhirnya terbayar setelah tiba dilokasi. Hamparan alam terbuka seluas tujuh hektare akan menyambut Anda dan memanja mata. Di ketinggian 1.200 dpl itu, hawa sejuk terasa nyaman. Tak sia-sia bersusah payah ke sana.

Berbagai tanaman tumbuh subur di sini. Para pengunjung bebas berjalan-jalan di kebun sambil ditemani petugas. Saat Media Indonesia berkunjung, akhir pekan lalu, bunga rosella sedang mekar indah. Bunga yang bermanfaat mencegah radikal bebas ini punya masa panen dua bulan.

Pengunjung bisa berjalan-jalan dan mencicipi langsung kelopak rosella yang rasanya asam menyegarkan. Kalau mau membawa rosella sebagai oleh-oleh, pengunjung juga bisa memetik sendiri. Harganya murah, hanya Rp 7500 per kilo.

Dibangun dari 2007, hingga kini BHD telah memiliki 250 tanaman obat. Sebagian besar merupakan tanaman asli Indonesia. Sisanya, tanaman dari luar negeri seperti bunga cammomile, lavender, dan rosemary. Informasi tentang manfaat tanaman tertentu banyak didapat dari penduduk pedesaan sekitar.

“Tapi biasanya kita kerja sama dengan Sekolat Tinggi Ilmu Hayati Institut Teknologi Bandung, untuk mencari nama latin dan manfaatnya,” ujat Hilman Fachruddin, vice president, PT Ilthabi Sentra Herbal, yang menaungi manajemen BHD.

Tidak semua tanaman dibudidayakan secara massal. Tanaman di BHD lebih bersifat koleksi. Hanya 80 jenis yang dijual dengan harga Rp 5 ribu hingga Rp 30 ribu dalam pot-pot kecil. “Itu karena banyak permintaan dari warga dan pengunjung. Banyak yang ingin menanamnya di rumah,” ujar Joko, salah satu staf BHD.

Setelah berkeliling kebun dan membeli beberapa tumbuhan, jangan lupa untuk mempir ke kedai herbal. Persis di depan kawasan kebun, kedai herbal bisa menjadi tempat istirahat –setelah lelah berkeliling taman bunga yang indah– sambil menikmati minuman herbal.

Teh rosella, green tea, bandrek, teh pelangsing, dan teh diabetes siap untuk dipesan. Harganya pun murah meriah, Rp 2 hingga Rp 4 ribu saja.

Edukatif
Bandung memang terus berkembang memersolek diri siap untuk dikunjungi wisatawan. Jika Anda tinggal di Jakarta, tak perlu jauh-jauh ke Solo atau Yogyakarta untuk bisa belajar membatik. Mampirlah ke Batik Komar di Jalan Cibeunying Permai V no 25, Cigadung.

Jaraknya tak jauh dari BHD. Tinggal melaju ke arah lapangan golf Cigadung. Di sana, pengunjung bisa belajar membuat batik dari proses awal hingga akhir. Tekniknya pun bisa dipilih, antara mecoba proses batik cap atau batik tulis yang lebih rumit.

“Belajar keduanya juga bisa, karena ada pola tertentu yang juga mengkombinasikan teknik batik cap dan tulis,” ujar Amah, salah satu staf Batik Komar.

Mengenai cap, di sini juga terdapat arsip cap batik yang berbeda-beda. Ada 2000 motif banyaknya, dari motif tradisional hingga kontemporer. “Ini belum semua karena ada banyak yang juga dijual kembali,” kata Amah.

Pelatihan membatik punya beberapa paket. Untuk membuat sapu tangan ukuran 40 x 40 cm, hanya Rp 35 ribu per orang. Kalau mau yang lebih besar bisa ambil paket yang kedua, yaitu membuat taplak meja. Pelatihan tak memakan waktu lama, hanya berkisar 2 sampai 5 jam. Kursus batik yang lebih mendalam juga tersedia. Namun butuh waktu lebih dari seminggu.

“Pengajarnya dari pembatik kita yang berpengalaman, kebanyakan dari tempat produksi kita yang di Cirebon. Kadang Pak Komar juga ikut mengajar,” tambah Amah.

Bagi yang senang belanja, showroom batik juga tersedia. Di sini pengunjung disuguhkan banyak batik cantik dengan harga Rp 50 ribu sampai Rp 2 juta.

Batik Komar dirintis sejak 1998 oleh Komarudin Kudiya. Berasal dari keluarga pengusaha batik Trusmi Plered Cirebon, Komar banyak terpengaruh pada pola batik Cirebonan yang berwarna terang. Keistimewaan Batik Komar terletak pada eksplorasi pola batik kontemporer.

Ia banyak terinspirasi oleh pola asing yang belum pernah diterapkan dalam batik sebelumnya. Seperti pola moluska, kerang, macan, kristal air, dan lainnya. “Adopsi dari budaya dunia seperti ragam hias Yunani dan Amerika Latin. Batik kontemporer seperti inilah yang justru banyak dicari orang,” ujar Komar yang juga aktif dalam Yayasan Batik Indonesia.

Mengenai batik Bandung, menurut Komar, tak ada pola yang khas. Batik Bandung tak memiliki motif tertentu yang telah diakui oleh pakar batik. “Secara budaya, corak batik suatu daerah harus diteliti dulu keberadaannya oleh para budayawan dan seniman batik. Tapi kalau ada yang mau klaim batiknya khas Bandung sih sah-sah saja,” jelas pemenang lomba desain selendang batik Internasional 1997 ini.

Selain BHD dan Batik Komar, Anda juga bisa berkunjung ke Taman Hutan Raya dan Selasar Sunaryo Art Space. Di Taman Hutan Raya, Anda bisa menikmati kawasan hutan hijau yang asri. Juga goa Jepang dan Belanda yang penuh sejarah. Selasar Sunaryo merupakan sebuah galeri seni kontemporer yang lengkap menyediakan kafe dan giftshop. Keduanya masih berada di lokasi Dago Pakar. Cocok dilibas sekali jalan dari pagi hingga malam di akhir pekan.(Christine Franciska)

About travelyuk

indonesia hotel reservation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: