RSS Feed

Lezatnya Colenak Ber-Cherry

Posted on

BAGI pencinta makanan manis khas Sunda, pasti sudah kenal luar dalam dengan panganan yang disebut colenak alias dicocol enak. Penganan khas Kota Kembang ini memang luarbiasa. Anda belum disebut ke Bandung jika di Kota Kembang ini tak menyempatkan menyantap colenak.

DI Bandung, panganan berbahan tape singkong bakar yang ditaburi saus kelapa dicampur gula merah ini  hampir selalu bisa ditemukan di setiap kafe toko, kafe tenda hingga di kafe- kafe tempat relaksasi bahkan di hotel-hotel.

Sebut saja di Waroeng Setiabudi yang terletak di Jalan Setiabudi No 175, Kafe dan Pusat Oleh- oleh Bandung S28 di Jalan Sulandjana No 28, dan Sapu Lidi Cafe Resort Gallery di Jalan Sersan Bajuri Kompleks Graha Puspa Cihideung, serta  Colenak Murdi Putra di Jalan Ahmad Yani 733 yang kabarnya paling terkenal, bahkan kerap disebut sebagai mbah-nya colenak.

Toko colenak Murdi yang khusus menyediakan colenak ini sudah berdiri sejak tahun 1930-an, dan sejak tahun 1967 mulai ada pembaruan rasa pada tape-nya dengan memadukan rasa durian. Hingga sekarang ini, colenak dari Cicadas ini selain kerap dikunjungi para penggemar colenak, juga banyak dipesan hotel-hotel. Namun namanya sudah berganti menjadi Colenak Murdi Putra, karena sejak tahun 1966, Murdi sang pelopor colenak ini wafat dan mulai diteruskan oleh putranya di lokasi yang sama di kawsan Cicadas.

Saat ini, colenak telah banyak mendapat tambahan-tambahan lain dengan tidak menghilangkan bahan dan rasa aslinya. Bahkan colenak dengan tampilan-tampilan unik dan menarik itu sudah banyak tersedia di hampir setiap resto dan kafe. Seperti di sebuah kafe baru di Jalan Sulanjana No 28 yang memakai nama Kafe dan Pusat Oleh-oleh Bandung S28.

Camilan sederhana itu, di sini telah diberi tambahan sajian yang terlihat cukup menarik.  Selain hasil pembakaran tapenya yang tidak terlalu hitam, saus gula kelapa yang ditaburkan pun terlihat berwarna gula merah yang menggoda. Lalu sajian pelengkap yang membuatnya lebih menarik, adalah dibubuhkannya buah cherry merah dan ditaburi keju di atas tape yang telah dilaburi saus gula merah dan kelapa parut. Tak hanya itu, diselipkan pula selembar potongan menarik daun pandan dan piringnya yang putih masih dilapis lagi dengan daun pisang. Adanya daun pandan ini pun memberikan aroma pandan yang  menarik selera untuk mencicipinya.(dedy herdiana/tribunjabar)

About travelyuk

indonesia hotel reservation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: