RSS Feed

Pesona Avenue of Stars, Reuni dengan Bruce Lee

Posted on

Jika berkunjung ke Hong Kong, sayang rasanya jika tak menyempatkan diri berjalan-jalan sejenak di Avenue of Stars. Kawasan tepi pelabuhan di daerah Tsim Sha Tsui ini menawarkan kolaborasi keindahan kota Hong Kong di malam hari, angin pantai yang romantis dan ‘reuni singkat’ bersama sejumlah pelaku perfilman Hong Kong. Avenue of Stars adalah jalur jalan (promenade) sepanjang 440 meter di tepi Victoria Harbour. Mengacu pada Hollywood Walk of Fame, di atas jalur ini juga terdapat handprint ratusan insan perfilman Hong Kong legendaris sebagai wujud penghargaan kepada mereka.

Avenue of  StarsSebut saja nama-nama seperti Jackie Chan,  Chow Yun Fat, Andy Lau, Jet Li, Maggie Cheung, Stephen Chow, Yu So Chow,  Miranda Yang, Patrick Tse Yin, Grace Chang, Gong Li dan Aaron Kwok.  Ada lebih 100 handprints yang sudah ‘tercetak’ di sana, bertambah dari jumlah pada awal pembukaannya, yaitu 73. Kini, bahkan pengunjung dapat ‘bertemu Bruce Lee’ yang sedang beraksi dengan gaya laga khasnya. Patung aktor laga legendaris itu dipasang dekat dengan gedung hotel dan pusat perbelanjaan Inter Continental.

Jika masuk ke kawasan ini dari arah Salisbury Garden, pengunjung akan disambut patung setinggi 4.5 meter yang merupakan replika piala pemenang Hong Kong Film Awards. Di sepanjang Avenue of Stars yang dibuka pertama kali untuk masyarakat umum pada tanggal 28 April 2004 ini juga terdapat berbagai patung dan tugu-tugu yang berkaitan dengan industri perfilman. Mulai dari papan action setinggi 1.5 meter, dua patung sutradara dan kameraman serta dua patung beruang yang di sekujur tubuhnya tergambar bendera negara-negara di dunia.

Makin Atraktif di Malam Hari

Mengunjungi jalur jalan ini di siang hari, Anda bisa melihat keindahan gedung-gedung di seberangnya. Namun, akan lebih menarik jika mengunjunginya di malam hari. Pemandangan gedung-gedung dan bukit di kawasan Wanchai yang ada di seberangnya akan berganti dengan kerlap-kerlip lampu. Tampak glamour seperti kilatan warna-warni di atas selembar kain hitam. Belum lagi, ditambah pemandangan lampu sorot beraneka warna yang menembus kekakuan langit malam dan angin dingin yang menggelitik. Eksotis.

Lampu-lampu tersebut berasal dari gedung-gedung di daerah Wanchai yang terletak di seberang Avenue of Stars yang memang sengaja ditampilkan untuk memberikan pemandangan yang amat atraktif. Sesekali adapula atraksi dari kapal-kapal feri yang juga berhias lampu warna-warni. Kolaborasi kerlap-kerlip lampu di malam hari ini sering disebut Symphony of Light. Tak puas hanya melihat, pengunjung juga dapat menaiki salah satu feri tersebut melalui pool Star Ferry di dekat Clock Tower. Memang, Avenue of Stars dekat dengan sejumlah tempat wisata lainnya di Tsim Sha Tsui, antara lain Hong Kong Museum of Art, Hong Kong Science Museum and Museum of History, Cultural Centre dan Clock Tower.

Avenue of  StarsJika lapar mulai menyerang, pengunjung bisa mampir sejenak di sejumlah tempat makan di pusat perbelanjaan yang ada di sekitarnya. Pengunjung juga bisa memilih sejumlah cemilan yang dijajakan di sepanjang Avenue, di antaranya outlet Cuttle Fish yang menjual camilan HK$ 20 per bungkusnya. Selain outlet makanan, pengunjung juga dapat membuat handprint tiga dimensi dari bahan lilin yang ditawarkan oleh salah satu counter. Lupa bawa kamera? Juga tidak masalah. Sejumlah anak muda menawarkan jasa pemotretan langsung jadi. Tak hanya di atas kertas, foto juga bisa langsung dicetak di mug sebagai kenang-kenangan.

Tak sulit mencapai tempat ini. Jika sudah tiba di kawasan Hong Kong, menggunakan Mass Transport Railway (MTR) menjadi pilihan yang sangat mudah. Turunlah di Tsim Sha Tsui Station dan carilah pintu keluar menuju Avenue of Stars.

Penulis : Caroline Damanik
Sumber : KOMPAS.com

About travelyuk

indonesia hotel reservation

Comments are closed.

%d bloggers like this: